WebNovels

Chapter 29 - Chapter 29

🔥 CHAPTER 29 — "Enam Jalur Nadi, Kebangkitan Tak Terduga, & Pergerakan Organisasi Bayangan"

(*) Lanjutan langsung dari akhir Chapter 28 — tanpa pengulangan.

---

🌙 ADEGAN PEMBUKA — MALAM DI PENGINAPAN

Damien duduk bersila di sudut kamar, cahaya keperakan dari jalur nadinya baru saja mereda.

Lyanna tertidur di sofa, rambut peraknya memantulkan cahaya lampu.

Rex dan Hana ada di luar kamar—ribut seperti biasa.

Tiba-tiba–

DUAURR!!

Rex teriak:

"BROOOO AKU NAIK LAGIIII!!!"

Hana dari luar:

"AKU JUGAA!!! BROOOO!!!"

Damien membuka mata perlahan… mengedip.

Damien: "…Apa lagi."

Rex dan Hana menerjang masuk seperti mania.

Rex: "BRO! BROOO!! Aku—aku—MORTAL VEIN 10!!!"

Hana: "Aku juga!! Gila!! Kita puncak realm bro! Kita OP!! Kita—"

Damien berdiri.

Menatap mereka.

Lama.

Sangat lama.

Rex dan Hana menegang.

Rex berbisik: "Bro… dia bakal bunuh kita nggak ya…"

Damien menghela napas.

Lalu berkata datar:

Damien:

"…Selamat."

Rex dan Hana kaget seperti disambar petir.

Rex: "B-BRO MENGUCAPKAN SELAMAT?! APAAKAH INI KIAMAT?!"

Hana: "Damien memuji orang?? Aku harus mencatat ini di kalender suci—"

Damien memotong:

Damien:

"Aku cuma bilang selamat. Bukan berarti aku suka keributan kalian."

Tapi suaranya… lebih lembut dari sebelumnya.

Hana menyipit curiga.

"Bro… kau sayang kita ya?"

Damien: "Tidak. Kalian cuma… berguna."

Rex menepuk bahu Hana: "Bro dia tsundere."

Damien: "Aku dengar itu."

Rex: "—MAAF!!"

Damien melirik keduanya.

Untuk pertama kalinya… ada sedikit senyum miring di wajahnya.

Damien:

"Tapi… terima kasih. Kalian telah membantuku hari ini."

Rex dan Hana membeku.

Lalu—

Rex: "BROOOO PELUK BROOO—"

Damien: "Sentuh aku, kubanting."

Rex: "—TIDAK JADI!!"

Lyanna mengerjap bangun pelan, tersenyum kecil melihat Damien yang sedikit berubah.

---

🔥 ADEGAN 2 — PENJELASAN ENAM JALUR NADI

Suara Misterius muncul seperti angin dingin:

> "Kalian tiga berkembang cepat. Ini… menarik."

Damien berdiri tegak.

Damien: "Katakan soal enam jalur nadi itu."

> "Untuk membuka gerbang Solar Origin dan mewarisi tubuh ayahmu, kau harus membangun enam jalur nadi inti.

Kau baru membuat empat."

Rex: "Berapa susah bikin dua sisanya?"

> "Biasanya? Lima hingga sepuluh tahun."

Rex: "Oh, ya Tuhan—"

Hana: "Terima kasih kesengsaraannya."

> "Namun Damien tidak normal. Jika kau terus melatih teknik fisik Solar Pulse, kau bisa menyelesaikannya dalam dua bulan."

Rex: "DUA BULAN?! Itu cheat bokapmu bro."

Hana melongo: "Ini MC paling cheat tapi tidak OP. Kombinasi aneh."

Damien memutar lehernya, merasa tubuhnya ringan.

Damien:

"Baik. Dua bulan… lalu kita pergi ke Klan Valtreos."

Nada suaranya mengandung ketenangan yang menakutkan—

Bukan kemarahan,

Bukan dendam membabi-buta,

Tapi tekad dingin yang sangat jernih.

Rex: "Oke bro, tapi sebelum itu… kita ngapain besok?"

Damien: "Kita cari tempat latihan. Dan monster. Banyak monster."

Hana: "Dan makan. Jangan lupakan makan."

Damien: "Aku tidak lupa."

Rex: "YES BRO MAKIN MANUSIAWI!"

---

🌫️ ADEGAN 3 — RAPAT ORGANISASI FROSTVEIL (ANTAGONIS BARU)

Di tempat jauh, di balik gunung es yang membelah langit—

Enam tokoh berjubah biru berdiri di ruangan dingin seperti makam.

Pemimpin mereka, pria berambut perak, membuka matanya.

Pemimpin:

"Lyanna Frostveil… garis keturunan itu bangkit lebih cepat dari seharusnya."

Salah satu pemburu yang tadi dikalahkan Damien berlutut di depan.

Pemburu 1:

"Maaf, Yang Mulia. Kami gagal mengambilnya. Ada seorang pemuda… aneh."

Pemimpin: "Aneh?"

Pemburu 1: "Mortal Vein. Tapi… tidak seperti manusia."

Pemimpin menyipitkan mata.

Pemimpin:

"Cari mereka.

Cari gadis itu.

Dan cari pemuda bernama… Damien Valtreos."

Dua pemburu berdiri.

Pemburu 2:

"Apa kita perlu kirim unit pemburu inti?"

Pemimpin:

"Belum.

Kita amati dulu.

Jika pemuda itu benar-benar bukan manusia…"

Matanya bersinar biru gelap seperti ruang hampa.

"…dia mungkin ancaman lebih besar dari Lyanna."

Kabut es menelan ruangan.

---

⚔️ ADEGAN TERAKHIR — DAMIEN MULAI BERUBAH

Kembali ke penginapan.

Rex dan Hana tertidur di lantai, kelelahan setelah breakthrough.

Lyanna tidur di sofa.

Damien duduk sendiri, memandang tangan kanannya.

Damien (monolog): "Dulu aku bahkan tidak bisa mengumpulkan energi sedikit pun…

Tapi sekarang…

Aku punya teman."

Ia melirik Rex dan Hana sebentar.

"…dan seseorang yang ingin kulindungi."

Matanya menjadi jauh lebih manusiawi.

Dingin, tapi tidak kosong.

Suara Misterius berkata pelan:

> "Kau mulai berubah."

Damien:

"Aku hanya… tidak ingin sendirian lagi."

> "Kalau begitu… bersiaplah, anak dari Gerbang Solar Origin.

Jalanmu baru dimulai."

Damien menutup mata.

Tekadnya seperti pisau.

"…Aku akan naik ke puncak.

Dan siapa pun yang ingin mengambil Lyanna…"

Matanya terbuka—bercahaya perak samar.

"…akan kuhancurkan."

---

🔥 END OF CHAPTER 29

More Chapters