WebNovels

Chapter 318 - Panggilan Rapat Darurat Dunia

Di kantor utama PraksGlobal World. Tampak Kael duduk tenang dikursi kebesarannya, matanya menatap layar komputer yang berada didepannya.

Project Eternall City akan selesai pada tahun ke Empat milyar atau beberapa puluh tahun kedepan. Tentu itu adalah kabar gembira... Project itu akan menjadi percobaan ke 8 ribu kalinya sebagai objek sarana tempat baru di planet lain, terutama di tata surya ini.

Kael tidak bisa mengembangkan ambisi gilanya yaitu membuat Kapal Antariksa Antar Bintang Raksasa.

Project itu dianggap gila oleh banyak petinggi dunia. Selain meninggalkan planet bumi demi mencari kehidupan baru di alam semesta yang luas ini. Project itu memerlukan sumber daya yang sangat besar, beberapanya sinar Gamma super, Cahaya bekas ledakan Supernova, dan Solar yang sangat besar.

Semua sumber daya itu sulit didapat karena terlalu beresiko menjelajahi alam semesta.

Keluar dari galaksi bima sakti terasa mustahil. Bahkan lebih buruknya lagi, perlu waktu ribuan tahun, ratusan ribu tahun, dan jutaan tahun lebih... Hanya untuk memasuki galaksi terdekat: Andromeda.

"Project Eternall City tidak boleh sampai gagal lagi, aku sudah menghabiskan banyak uang demi membiayai operasi besar tersebut"

Kael berusaha tenang, dia yakin jika misi luar angkasa kali ini tidak gagal kembali.

Saat tengah melamun.

Tok! Tok! Tok!

Terdengar suara ketukan pintu.

"Masuk"

Kael menatap seorang wanita dengan kemeja kantoran itu.

"Ada apa Bellaria?"

"Anda diminta menghadiri rapat darurat di kantor cabang Asosiasi Planes Hero, tuan"

Ucap wanita itu menyampaikan pesan kepada atasannya.

Kael berfikir sejenak.

"Tidak seperti biasanya ada rapat darurat pasca monster Serraws menginvasi bumi."

Kael bangkit dari kursinya.

"Beritahu karyawan lain, lanjutkan saja pekerjaan kalian. Biarkan Jazz yang menggantikanku selama aku pergi"

"Baik tuan"

Bellaria mengangguk mengerti.

Kael bergegas menuju halaman kantor dengan tergesa-gesa. Dia benar-benar dikejar waktu. Rapat darurat kali ini pasti sangat penting sekali.

Bahkan semua walikota Aksrega United turut hadir dirapat darurat. Kael belum siap melihat puluhan walikota yang berkumpul dalam satu meja bundar.

"Kenapa pak tua itu memanggilku? Apa ada masalah serius, sehingga Asosiasi Planes Hero memanggil petinggi dunia."

Meski sangat penasaran. Kael melajukan mobil miliknya dijalanan kota, pikirannya menebak-nebak apa yang sebenarnya yang terjadi sehingga rapat darurat kali ini terasa sangat begitu pentingnya.

More Chapters