WebNovels

Chapter 317 - Kembalinya Hero Terkuat

Didalam dimensi ruang dan waktu.

Dooms Wlenlyes, Hero terkuat APH/Asosiasi Planes Hero" nampak sedang mengamati seseorang yang tidak asing baginya.

Dooms mengamati musuh lamanya. Velora Zynira... Seekor Grivver yang bersemayam ditubuh Storm Realms. Domms merasa dia harus memusnahkan Storm Realms, demi dunia ini tidak berada diambang kehancuran.

Grivver itu terlalu kuat. Bahkan alam semesta pun memburu namanya.

Dooms berdiri diambang batas antara realitas dan waktu yang saling bertabrakan. Tempat dimana hal mutlak tidak bisa dijelaskan secara ilmiah biasa.

"Sepertinya kau masih bertahan Storm, seharusnya aku membunuhmu bersamaan dengan Tiger Purple itu."

Dooms berucap tenang tapi mengawasi Storm dari celah ruang waktu.

Mungkin ini saatnya dia turun tangan... Menghabisi Storm itu sendiri. Sebagai Hero terkuat, Dooms tidak bisa membiarkan makhluk mengerikan itu terus bersemayam.

Jika tiba pada waktunya. Bisa saja Grivver itu bangkit, lalu menghancurkan planet ini bahkan menjadi ancaman alam semesta itu sendiri.

Whuss!

Dooms menggunakan kekuatannya menciptakan portal.

Portal yang mampu berpindah alam, dimensi, bahkan hukum alam semesta. Julukan Heronya sebagai "Adventurer Dimensional."

Dooms melakukan perjalanan dimensi demi menstabilkan ruang dan waktu. Di dimensi ini... Bisa saja terjadi ketidakstabilan apabila makhluk kosmik merusak hukum realitas.

"Teleport"

Dooms menatap portal spiral yang berputar pelan didepannya.

Dibalik wajahnya yang datar. Dooms bersumpah pada dirinya sendiri. Dia akan kembali ke bumi, demi menghabisi Storm Realms bersama Velora Zynira menggunakan tangannya sendiri.

Alam semesta tidak bisa membiarkan penentang hukum sebagai makhluk kosmik pemberontak itu. Meskipun penciptanya disebut sebagai dewa kehancuran.

"Storm Realms, penderitaan yang kau rasakan tidak sebanding dengan ancaman alam semesta ini"

Dooms perlahan memasuki portal menuju bumi.

Hero terkuat seperti dirinya tidak bisa membiarkan ancaman... hanya ada satu pilihan yang ada, berjalan dijalan kebaikan atau membiarkan dunia dalam kehancuran.

More Chapters