Di jalanan yang ramai.
Kael fokus menyetir mobil mewah miliknya. Awalnya dia tenang saja karena hampir tiba di kantor cabang APH, hanya saja ada masalah kecil yang mengganggunya.
Panggilan telepon berdering.
"Ya, Halo."
"Maaf mengganggu waktu anda pak presiden, saya Syra Leratas meminta waktu anda sebentar, " Wanita dibalik telepon itu menyampaikan niatnya.
"Saya selaku pemilik restoran Selrafood, berharap anda meresmikan pembukaan restoran secara resmi."
Kael tersendat kaget.
Bukan karena gelisah, tapi waktunya bisa berkurang jika meresmikan restoran yang akhir- akhir ini bakal diprediksi menjadi salah satu restoran terbesar.
Awalnya Kael ragu-ragu.
"Apa tidak ada jadwal di hari lain?"
"Saya mengerti anda sibuk pak presiden, tapi sayangnya banyak yang menunggu kehadiran anda, pak."
Syra berucap hati-hati takut menyinggung pria terhormat yang disegani oleh negara Aksrega United.
Kael menghela nafasnya. Tidak ada pilihan lain lagi, dia terpaksa menunda waktu terlebih dulu. Lagipula peresmiannya mungkin tidak lama juga, pikirnya.
"Baiklah, beritahu bahwa aku sedang dalam perjalanan"
"Terima kasih pak presiden, saya dan semua orang akan menunggu kehadiran anda."
Syra menutup telepon dengan nafas lega. Sebuah kehormatan baginya: Restoran miliknya diresmikan langsung oleh pemimpin tertinggi.
Dengan wajah gusar Kael memutar arah mobilnya menuju Distrik 4590, Kota Nirvana.
"Tidak apa, pasti hanya sebentar saja."
Kael mengamati sudut kota yang tertata rapi.
Kota futuristik yang memukau. Tak hanya di kota Nirvana saja, semua kota bahkan terlihat sangat modern. Benar-benar menakjubkan sekali dengan hiasan warna yang menyala.
Kota Cyberfunk.
Mungkin hampir seperti itu rupanya.
"Setiap walikota yang menangani masalah kota memang bisa diandalkan, aku tidak perlu repot mengurus masalah kota."
Kael tahu tugasnya bukanlah masalah bukanlah perkotaan. Dia menangani masalah dunia. Berat, namun suatu kehormatan bisa menjadi salah satu pemimpin yang bijaksana di bumi ini.
Mungkin dirinya tidak mempunyai kekuatan super seperti para Hero. Tapi kebijaksanaan itu diperlukan sebagai seorang pemimpin.
Ditengah lamunan, Kael dikejutkan dengan penampakan dari langit kota.
"Apa itu? Apa jet tempur canggih utusan dari kota lain?"
Seperti jet yang melintasi udara dengan kecepatan tinggi. Tidak terlihat jelas, tapi bisa dirasakan jika benda yang melintas memiliki lapisan Armor yang canggih.
Kael takjub dengan teknologi yang berhasil di Upgrade semakin canggih.
"Aku tidak punya waktu untuk memikirkan masalah jet, aku harus bergegas menuju restoran Selrafood."
Whuss!
Kael melajukan mobilnya untuk peresmian restoran. Sekarang waktunya benar-benar terdesak, antara dikejar waktu maupun reputasinya sebagai seorang pemimpin dunia.
