WebNovels

Chapter 128 - Chapter 128

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🔥 CHAPTER 128 — "Mode Lunar Kedua & Trik Licik Pewaris Es"

(MC: Damien Valtreos — Spirit Manifest Realm 10)

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Bumi Aurelion Haven bergetar seperti ditarik dari dua arah sekaligus.

Voidstep Eclipse menarik segalanya bagaikan palung gelap raksasa, sementara ledakan energi beku dari timur kota membentuk pusaran salju membuta.

Di tengah semua itu…

Damien berdiri seperti tiang yang menolak tumbang.

Aura lunar hitam-perak mulai melingkar di kedua bahunya, membentuk lingkaran sabit tipis yang perlahan memadat.

Rex menjerit dari kejauhan: "BROOO KALAU GINII KAU BISA KOYAKKK!!"

Damien menggertakkan gigi. "Aku tahu…"

Zura berusaha maju tapi langsung diseret kembali oleh Eclipse Pull. "Damien… kumohon… jangan terlalu jauh!"

Damien mengangkat tangan ke belakang.

"Jangan maju. Ini… bagianku."

Pengawas Voidstep tersenyum dingin. "Mode lunar kedua… tapi realm masih rendah. Kau pikir itu membuatmu setara denganku?"

Damien menghembus kasar. "…tidak."

Pengawas mengangkat alis.

Damien menunduk sedikit. "Tapi aku kan… ahli licik."

Pengawas: "…apa?"

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

❄ ADEGAN 1 — Moon Veil Second State: "Shadowed Crescent"

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

Lingkaran sabit lunar di pundak Damien membelah menjadi dua garis tipis yang melilit punggung dan pinggang—seperti sabuk energi.

Hana terpana. "Gaya aura itu… itu bukan serangan. Itu…"

Rex melanjutkan: "ITUUU MODE KABUR DI WAKTU YANG TIDAK TERDUGA—"

Damien: "—Mode lunar kedua: Shadowed Crescent. Efek utamanya bukan kekuatan… tapi penyembunyian aliran qi."

Pengawas Voidstep menyipitkan mata.

"Penyembunyian…?"

Damien tersenyum kecil.

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

🔥 ADEGAN 2 — Trik Licik Damien: Memancing Kesalahan

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

Damien tiba-tiba…

mundur satu langkah.

Pengawas Voidstep melihat itu…

dan langsung mengikuti tarikan eclipse-nya ke arah Damien.

Gerakannya cepat, tapi—

hanya sedikit lebih cepat daripada pola ruang yang ia bangun sendiri.

Damien mencondongkan tubuh sedikit, aura lunar menyelimuti kakinya. Aliran qi Damien tiba-tiba lenyap, membuat posisi tubuhnya tidak bisa diprediksi.

"Lunar Step — Shadow Fade."

SWOOOOSH—

Dalam detik itu, Damien menghilang dari fokus Eclipse.

Pengawas Voidstep menegang.

"Dia… lolos dari jalur tarikanku!?"

Hana teriak bangga: "ITUU BROOOO TERLICIK DI AURELIS VEIL WOOII!!"

Rex: "Aku bangga sekaligus takut sama dia…"

Damien muncul kembali di sisi kiri Pengawas, pada sudut yang tidak terduga.

Pengawas Voidstep mencoba memutar ruang untuk menangkapnya—

Terlambat.

Damien menepuk pundaknya sekali.

Tap.

Pengawas Voidstep menoleh cepat. "Apa—"

Damien menunjukkan benda kecil berwarna perak di jarinya.

"Ini? Ini namanya Moon Thread Seal."

Pengawas Voidstep: "…aku tidak merasakan—"

Damien: "Ya, karena aku nempelnya pakai trik licik. Kau terlalu fokus sama Eclipse Pull."

Pengawas Voidstep menyadari sesuatu: "Ben—"

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

💥 ADEGAN 3 — Moon Thread Meledak

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

FWOOM—!!

Benang lunar perak di pundak Pengawas mengembang menjadi lingkaran energi.

BOOOMMM!!

Ruang di sekitar Pengawas Voidstep meretak.

Eclipse Pull goyah seperti lilin disiram air dingin.

Retakan ruang yang ia kendalikan sendiri menjadi kacau.

Rex hampir menangis: "BROOOO—!! Itu teknik sabar serang setelah pura-pura kalah!!!"

Hana: "Dia pura-pura mau jatuh… buat bikin Voidstep menekan tarikannya! GILA!"

Zura menatap Damien, kagum: "…kau… licik."

Damien tersenyum. "Terima kasih."

Pengawas Voidstep terhuyung, namun tidak roboh.

Darah hitam mengalir tipis dari sudut bibirnya.

"Anak kecil murahan… kau benar-benar—"

Damien memotong: "—nyebelin? Iya. Itu juga kata guruku."

Hana dari belakang: "Kau nggak punya guru—"

Damien: "Guruku adalah stres dan kasus berbahaya."

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

❄ ADEGAN 4 — Kejutan dari Timur Kota: Lyanna Bangun

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

Tiba-tiba…

BUUOOOOOMMM—!!!

Cahaya biru keperakan yang tadinya liar kini berubah tenang.

Udara membeku, tapi stabil.

Aura itu seperti…

kesadaran yang baru membuka mata.

Zura membisik pelan: "…dia bangun."

Rex membelalak. "BROOO LIHAT ATAP RUMAH ITU—!!"

Dari jauh…

dari timur Aurelion Haven…

Sebuah bayangan perempuan berdiri di tengah badai es.

Rambutnya berkibar seperti serpihan salju perak.

Mata membeku, bersinar biru pucat.

Lyanna.

Tapi… bukan Lyanna yang Damien kenal.

Pengawas Voidstep menegang keras.

"…tiga segelnya… benar-benar pecah."

Lyanna menatap kota.

Tanpa emosi.

Tanpa takut.

Hanya… dingin.

Damien berbisik: "…Lyanna…"

Aura Lyanna melonjak, membentuk lingkaran es yang sangat luas.

Dan untuk pertama kalinya, tatapannya tertuju pada Damien.

Tatapan itu…

seperti Sovereign sedang menilai manusia.

Damien merinding.

Pengawas Voidstep kembali berdiri tegak.

"Anak itu… sekarang bernilai seratus kali lipat. Ritual Eclipse—harus dimulai sekarang."

Damien mengepalkan tangan.

"Lewat mayatku."

Lyanna mengangkat telapak tangannya perlahan…

Dan seluruh salju di kota mulai bergerak mengikuti perintahnya.

Cliffhanger meledak.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🔥 END CHAPTER 128

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

More Chapters