WebNovels

Chapter 36 - Chapter 36

🔥 CHAPTER 36 — "Dominasi Bulan Kosmik, Pembunuh Ilahi Runtuh & Warisan Petir Tertinggi"

(Lanjutan langsung dari adegan terakhir Chapter 35 — tanpa mengulang apa pun)

---

⚡ ADEGAN PEMBUKA — LEDAKAN PETIR DI LANGIT MINIATURE REALM

Langit miniature realm terbelah dua.

Petir hitam–perak dan emas murni terus menghantam satu sama lain.

Tanah retak.

Gunung meledak.

Petir beterbangan seperti hujan meteor.

Damien bergerak seperti bayangan petir, setiap langkahnya meninggalkan jejak bulan gelap.

Sementara pembunuh ilahi—pemegang garis darah Dewa Petir Keempat—mulai menunjukkan kegugupan.

Petir emas di tubuhnya mulai goyah.

Pembunuh itu mengeram:

> "Tidak mungkin… darahmu baru 0,1%! Bagaimana bisa—?!"

Damien menatapnya dengan mata bulan sabit.

"Kenapa? Kau takut?"

---

⚡ ADEGAN 1 — DAMIEN MENGUJI KEKUATAN BARUNYA

Damien mengangkat tangannya.

WUUUMMMM—

Petir kosmik hitam-perak berkumpul di telapak tangannya seperti bintang kecil yang runtuh.

Pembunuh itu langsung bergerak, membelah udara dan mencoba menebas leher Damien.

ZRAAAM!!

Damien menunduk sedikit, menangkis serangan dengan dua jari.

Terdengar suara logam patah.

Pedang petir si pembunuh retak.

Pembunuh:

> "T-Tidak mungkin… dua jari?!"

Damien berbisik: "Kecepatanmu lambat."

Lalu—

BOOOOM!!!

Damien menendang pembunuh itu hingga terpental menembus tiga tebing kecil.

Debu dan petir beterbangan.

Muncul kembali, tubuh sang pembunuh penuh luka.

Namun dia masih tersenyum.

Gila… tapi penuh tekad.

> "Kalau begitu… aku keluarkan juga warisan darahku."

Petir emas berubah menjadi bentuk naga emas setengah transparan.

Aura pembunuh itu naik drastis.

---

⚡ ADEGAN 2 — BENTURAN DARAH ILAHI

Langit miniature realm sampai terbuka, mempertontonkan kehampaan luar angkasa.

Damien:

"Hm… kau juga punya warisan."

Pembunuh:

> "Warisan Naga Petir Emas!"

"Ini warisan langsung dari Dewa Petir Keempat!"

Naga emas melesat ke arah Damien.

Damien diam saja.

Sampai suara Misterius berbicara:

> "Gunakan itu, Damien."

"Teknik milikmu… teknik milik nasabmu."

Damien mengangkat tangannya pelan…

Dan dari belakang punggungnya, muncul kilatan berbentuk bulan sabit raksasa.

Petir hitam–perak berputar membentuk lingkaran orbit.

Damien berbisik: "Cosmic Moon Thunder — Rend."

SRET.

Tidak ada suara ledakan.

Hanya garis cahaya.

Kemudian—

KRAAAAK!!!

Naga emas terbelah dua.

Petirnya menguap seperti debu.

Dan pembunuh ilahi terpental sejauh ratusan meter, tubuhnya terbakar separuh.

Darah emas menetes dari mulutnya.

Pembunuh itu menatap Damien dengan mata membesar.

> "I-Itu… bukan teknik dari dunia ini…"

"Bahkan… bukan dari 10 dunia atas…"

Damien berjalan pelan.

"Sudah selesai."

---

⚡ ADEGAN 3 — PEMBUNUH ILANG, WARISAN PETIR MUNCUL

Pembunuh itu, meski sekarat, masih mencoba bangkit.

> "Kalau… aku gagal… organisasi… akan mengirim yang lebih kuat…"

Damien mengangkat tangan, bersiap menghabisi.

Namun…

BUMMMM—

Petir ungu turun dari langit miniature realm, mengenai tubuh pembunuh, mengubahnya menjadi abu dalam satu detik.

Damien langsung mengernyit.

"…Bukan aku yang membunuh."

Angin petir bertiup, membawa suara:

> "Kau belum siap melawan organisasi itu, bocah."

Damien mendongak.

Di langit—

sesuatu turun perlahan.

Sebuah bola petir ungu kehitaman, di sekelilingnya terdapat simbol-simbol kuno yang tidak pernah Damien lihat sebelumnya.

Benda itu mendarat perlahan di depan Damien.

Suara Misterius terdengar berat, jauh lebih serius dari sebelumnya.

> "Itu… Warisan Petir Tertinggi."

"Penguasa Domain Petir."

"Pemilik domain ini turut memberi berkat setelah melihat darah ilahimu bangkit."

Damien memegang bola petir itu.

Bola itu langsung larut menjadi cahaya dan masuk ke tubuhnya.

Dinginnya bulan bercampur panasnya petir…

Tubuh Damien bergetar.

> Warisan Petir Tertinggi — Thunder Dominion Core

Efek:

• Semua teknik petir otomatis naik 2 tingkat

• Kosmik Thunder Resistance +80%

• Memberikan hak mengakses Domain Petir tingkat rendah

Damien menghela napas.

"…Bagus."

Suara Misterius tertawa kecil.

> "Dengan ini, Damien…

kau resmi menjadi penerus tiga jalur kekuatan."

"Darah Bulan Kosmik."

"Penguasa Domain Petir."

"warisan dewa tertinggi & terkuat"

Damien mengepalkan tangan.

"Biarkan Frostveil datang."

Matanya bersinar hitam–perak.

"Aku siap."

---

❄️ ADEGAN PENUTUP — FROSTVEIL PANIK

Ruangan dingin, sembilan pembunuh berlutut.

Pemimpin Frostveil menerima laporan.

Pembunuh:

> "L-Laporan baru…"

"Pembunuh ilahi yang dikirim organisasi itu… hilang."

"Jejaknya terhapus oleh energi petir tingkat dewa."

Pemimpin Frostveil menggenggam kursinya kuat-kuat.

> "Jadi bocah itu… telah menerima WARISAN?"

Ruangan membeku.

Pemimpin Frostveil berdiri perlahan… sangat perlahan.

> "Lyanna…

apa yang telah kau pilih untuk diikuti?"

---

🔥 END CHAPTER 36

More Chapters