WebNovels

Chapter 896 - Pasukan dari Kehampaan

Langit IC 1101 semakin kacau.

Cahaya-cahaya yang sebelumnya terlihat seperti meteor kini jatuh semakin dekat.

WUUUUSSH!

Puluhan.

Ratusan.

Ribuan cahaya gelap menembus atmosfer galaksi.

Perseiron yang sedang membawa Abell berlari langsung berhenti.

Ia menoleh ke langit.

"Apa yang terjadi?"

DUUM!

Satu cahaya gelap menghantam tanah di kejauhan.

Debu dan energi kosmik menyebar.

Kemudian...

sesuatu keluar dari dalam kawah.

Sosok humanoid.

Tubuhnya sepenuhnya gelap.

Tidak memiliki warna seperti makhluk biasa.

Matanya memancarkan cahaya redup.

Kemudian satu demi satu sosok lain bermunculan dari meteor-meteor yang jatuh.

Puluhan.

Ratusan.

Ribuan.

Mereka memenuhi wilayah IC 1101.

Pasukan Cosmic Void telah tiba.

Para prajurit tersebut bergerak tanpa suara.

Tubuh gelap mereka menyatu dengan kegelapan langit.

Mereka tidak membawa lambang kerajaan.

Tidak menggunakan bendera.

Tidak memiliki seragam seperti pasukan biasa.

Mereka hanya memiliki satu tujuan.

Mengosongkan wilayah yang mereka invasi.

Kemudian...

sebuah meteor berukuran jauh lebih besar turun dari langit.

BOOOOM!

Tanah bergetar.

Dari dalam cahaya gelap tersebut muncul seorang pria.

Tubuhnya sepenuhnya tertutup kegelapan.

Wajahnya disembunyikan oleh sebuah topeng.

Tidak ada bagian wajah yang terlihat.

Hanya sepasang cahaya samar dari balik topeng tersebut.

Ia berjalan perlahan melewati pasukannya.

Dark Void 05.

Salah satu pemimpin Bootes Void.

Dark Void 05 berhenti.

Ia mengangkat kepalanya.

Energi gelap mengalir di sekeliling tubuhnya.

Ia mencoba merasakan keberadaan seseorang.

Beberapa saat kemudian...

ia menggeram kesal.

"Di mana dia?"

Para prajurit di belakangnya diam.

Dark Void 05 mengangkat tangannya.

Energi Void menyebar ke seluruh wilayah.

Namun hasilnya tetap sama.

Tidak ada tanda keberadaan Abell.

Dark Void 05 mengepalkan tangan.

"Mustahil."

Ia memandang langit.

Sebagian bintang di IC 1101 masih bersinar.

Cahaya mereka menyebar ke seluruh wilayah.

Dark Void 05 memahami masalahnya.

"Cahaya bintang..."

Energi Void miliknya sulit melacak keberadaan Abell karena cahaya bintang yang masih tersisa mengganggu pendeteksian.

Dark Void 05 mendengus.

"Selama masih ada cahaya..."

Ia menatap wilayah yang belum sepenuhnya dikuasai kehampaan.

"...aku tidak bisa menemukannya."

Salah satu prajurit mendekat.

"Ada perintah, Tuan?"

Dark Void 05 terdiam.

Kemudian ia mengangkat tangannya.

"Sebarkan pasukan."

Seluruh prajurit langsung bergerak.

"Periksa setiap wilayah."

Ia menatap seluruh pasukannya.

"Jangan biarkan siapa pun lolos."

Pasukan Bootes Void mulai menyebar ke berbagai arah.

Mereka memasuki reruntuhan.

Menyisir kota-kota yang masih bertahan.

Mencari tempat-tempat persembunyian.

Mereka tidak peduli apakah yang mereka temukan adalah prajurit, warga, atau makhluk lainnya.

Tujuan mereka hanya satu.

Menemukan sang putri.

Dark Void 05 kemudian berkata dengan suara dingin.

"Putri Abell harus ditemukan."

Ia mengepalkan tangannya.

"Pemimpin kita sudah memberikan perintah."

Tatapannya mengarah ke langit.

"Tidak boleh ada yang tersisa dari invasi kita di gugus Abell 2029."

Kata-kata itu membuat para prajurit bergerak semakin cepat.

Wilayah demi wilayah mulai mereka kuasai.

Cahaya semakin berkurang.

Dan kehampaan semakin meluas.

More Chapters