Rapat Darurat Dunia.
Senin, 29 July, Tahun ke 4 Milyar. Kantor cabang Asosiasi Hero, Distrik 3800, Kota Nirvana, Aksrega United.
Dooms menggunakan hologram sebagai media penjelasannya.
Dari penjelasan yang dia terangkan. Ini mencakup keselamatan bumi dan alam semesta.
Semua orang yang ada disana menyimak dengan serius.
"Seperti yang kukatakan tadi. Mahluk kosmik yang bersemayam di alam bawah sadar manusia... Bisa memicu malapetaka."
Dooms memperlihatkan proyeksi seseorang dari hologram.
Seorang pemuda mengenakan jaket hitam bercampur merah. Rambutnya berwarna putih silver, sorot matanya merah menyala.
Dia adalah Storm Realms. Saat ini dia masih diburu dunia... Hanya saja menemukannya tidaklah mudah.
"Jika dia tidak dihabisi, maka bisa saja makhluk kosmik yang berada didalam jiwanya bangkit. Lalu menghancurkan planet bumi, bukan tidak mungkin galaksi bima sakti menjadi dampaknya."
Penjelasan Dooms membuat banyak orang sedikit mengerti. Seberbahaya itu ternyata makhluk kosmik.
Profesor Romeos mengangkat satu tangannya. Dia bertanya.
"Apa yang membuat entitas itu bisa berada dibumi? Bukankah alien itu tidak ada, seperti leluhur kita katakan."
Ucapan sang Profesor mampu membuat semua orang terdiam.
Bahkan sejarah mengatakan jika alien itu sebenarnya tidak ada. Tidak peduli seberapa banyak teknologi canggih yang dikerahkan ke luar angkasa.
Hasilnya selalu sama: tidak ada tanda-tanda kehidupan di alam semesta ini.
Dooms menghela nafasnya.
"Itu kata leluhur, tapi sekarang berbeda. Alal semesta tidak hanya satu, tapi ada banyak. "
Dooms bernafas sejenak.
"Salah satunya adalah Triesverse, makhluk dimana makhluk kosmik itu berasal."
Kael ikut mengangkat tangannya.
"Darimana kau tahu banyak? Bukankah tugasmu hanya menjaga keseimbangan ruang dan waktu saja?"
Dooms memperlihatkan hologram... Pemandangan alam semesta yang luas.
Banyak galaksi berjejeran di hologram tersebut. Itu bisa disebut: Super Cluster. Tempat terjauh yang bahkan berpotensi menembus alam semesta berbeda.
Dooms berucap tenang.
"Aku sendiri pernah hampir membunuh makhluk kosmik itu yang berusaha berlindung di tubuh ancaman itu. Storm. "
Dooms menatap tangannya yang gagal mengalahkannya waktu itu.
"Dia berada di kekuatan terlemahnya. Kesempatan ini... Bisa digunakan memusnahkannya. Sebelum masalah alam semesta yang menjadi ancamannya."
Suasana mendadak hening... Di ikuti oleh musik menegangkan.
